Showing posts with label ruh. Show all posts

Jasad, Jiwa, Ruh dan Hati dalam Al-Qur’an

Secara umum, manusia hanya mengenal dirinya hanya terdiri atas jasad dan ruh. Mereka tidak memahami unsur-unsur yang ada di dalam dirinya. Untuk melihat masalah ini, secara normatif kita dapat menelusurinya di dalam Al-Qur’an. Kami akan mencoba mengumpulkan ayat-ayat Al-Qur’an yang membahas masalah tiga unsur manusia: Jasad, Jiwa dan Ruh.

Mari kita awali dengan salah sati ayat dalam Al-Qur’an Surah Shaad [38]: 71-73, yang terjemahannya sebagai berikut: Ingatlah ketika Tuhan mu berfirman kepada malaikat: Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah. Maka apabila telah Ku sempurnakan kejadianya, maka Ku tiupkan kepadanya Ruh Ku. Maka hendaklah kamu tunduk bersujud kepadanya. Lalu seluruh malaikat itu bersujud semuannya.

Kita juga bisa melihat pada ayat lain. Allah menjelaskan tentang penciptaan jiwa (nafs) di dalam Surah Asy Syams [91]: 7-10, yang terjemahannya dapat kita baca sebagai berikut: Dan demi nafs (jiwa) serta penyempurnaannya, maka Allah ilhamkan kepada nafs itu jalan ketaqwaaan dan kefasikannya. Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikannya dan sesungguhnnya rugilah orang yang mengotorinya.
Selain itu, kita juga dapat menelusuri penjelasan Allah tentang kejadian jasad (jisim) dalam Al- Quran Surah Al-Mukminun [23]: 12-14, yang artinya sebagai berikut: Dan sesungguhnya Kami telah menciptkan manusia dari saripati dari tanah, Kemudian jadilahlah saripati itu air mani yang disimpan dalam tempat yang kukuh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang-tulang, lalu tulang-tulang ini Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk berbentuk lain, maka maha suci Allah. Pencipta yang paling baik.

Ayat tentang Jasad
Jasad atau jisim adalah angggota tubuh manusia yang terdiri atas mata, mulut, telinga, tangan, kaki dan lain sebagainya. Ia dijadikan atau berasal dari tanah liat yang dalam proses penciptaan termasuk dalam derejat paling rendah di bandingkan api dan nur. Kondisi dan sifatnya dapat mecium, meraba, dan melihat segala sesuatu yang ada di depannya, terutama yang bersifat material. Dari jasad ini timbullah kecenderungan dan keinginan yang disebut Syahwat. Ini dijelaskan dalam Al-Quran Surat Ali Imran [3]: 14, yang artinya: Dijadikan indah pada pandangan manusia , merasa kecintaan apa-apa yang dingininya (syahwat) iaitu wanita-wanita, anak-anak, harta yang bertimbun dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatan ternakan dan sawah ladang, Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah tempat sebaik-baik kembali.

Ayat tentang Jiwa (Nafs)
Mengenai nafs ini, kebanyakan orang menghubungkan diri manusia atau jiwa. Padahal sesungguhnya berkaitan dengan derejat atau kedudukan manusia yang paling rendah dan yang paling tinggi. Jiwa ini memiliki dua jalan iaitu: (a) Menuju hawa nafsu (nafs sebagai hawa nafsu) dan (b) Menuju hakikat manusia (nafs sebagai diri manusia).

Hawa nafsu. Hawa nafsu lebih cenderung kepada sifat-sifat tercela, yang menyesatkan dan menjauhkan dari Allah. Sebagaimana Allah Taala berfirman surah (Shaad :26) yang bermaksud: ..... dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, kerana ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah

Hubungan Hati dan Hawa Nafsu.
Hati memainkan peranan yang sangat penting dalam diri manusia ia menjadi sasaran utama kepada Syaitan. Syaitan sedaya upaya menutupi hati manusia dari menerima Nur llahi. Sebagaimana sabda Rasulullah yang bermaksud: Jikalau tidak kerana syaitan-syaitan itu menutupi hati anak Adam, pasti mereka boleh milihat kerajaan langit Allah

Cara syaitan menutupi hati manusia itu dengan cara –cara tertentu iaitu dengan menghidupkan hawa nafsu tercela dan yang membawa ke arah maksiat. Semuanya sudah tersedia berada adalam diri manusia, ianya dikenali dengan nafsu ammarah bissu, nafsu sawiyah dan nafsu lawammah..
 
Para ahli tasawwuf mengatakan bahawa syaitan (anak iblis) memasuki hati manusia melalui sembilan lubang anggota manusia iaitu dua lubang mata, dua lubang hidung, kedua lubang kemaluan dan lubang mulut. Buta manusia bukan buta biji matanya tetapi buta hatinya sebagaimana bukti yang dijelaskan dalam Firman Allah dalam surah (Al Hajj :46) bermaksud: Kerana sesungguhnya bukan mata yang buta, tetapi yang buta ialah hati di dalam dada.

Mereka juga mengatakan yang membutakan hati ialah kejahilan atau tidak memahami tentang hakikat perintah Allah SWT. Kejahilan yang tidak segera diubati akan menjadi semakin bertimbun. Allah SWT berfirman dalam surah (Al Baqarah:2-9) yang bermaksud: Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka yang menipu diri sendiri, sedangkan mereka tidak menyedarinya.

Demikian bahayanya penyakit hati yang dihembuskan syaitan melalui hawa nafsu manusia. Sehingga Rasulullah pernah berpesan setelah kembali dari perang Badar. Beliau bersabda : Musuhmu yangterbesar adalah nafsymu yang berada di antara kedua lambungmu (Riwayat Al-Baihaki)

Jihad yang paling utama adalah jihad seseorang untuk dirinya dan hawa nafsunya (Riwayat Abnu An-Najari)

read more

Belajar Ilmu Ma'rifattullah I

Catatan ini disampaikan dengan menukil dari beberapa kitab Ilmu Ma'rifattullah yang banyak dipelajari oleh masyarakat Indonesia dan juga dari beberapa nara sumber yang tidak diragukan pemahaman dan kemampuan ilmunya namun dalam beberapa hal metode penyampaiannya telah dimodifikasi sedemikian rupa agar lebih mudah dipahami khususnya bagi umat yang belum pernah belajar Ilmu Ma'rifattullah.

ILMU MA'RIFATTULLAH adalah Ilmu KeTuhanan atau ilmu Tauhid biasa juga disebut Ilmu Keyakinan atau Ilmu kebatinan yang meng ESA kan TUHAN dapat membersihkan hati dan jiwa sehingga siapapun yang memahaminya pasti akan menjadikan JIWA nya  Tenang dan damai sehingga sangat layak dan wajib di pelajari oleh seluruh umat islam tanpa terkecuali.

Maksud dan tujuan catatan ini adalah:
  1. Untuk memberikan gambaran sederhana tentang ajaran AGAMA ISLAM yang diyakini banyak pihak adalah ajaran agama yang RAHMATAN LIL ALAMIN (Membawa rahmat bagi lingkungan sekitarnya) namun belakangan ajaran ISLAM ini dipertanyakan kembali karena banyaknya kasus - kasus Terorisme yang mengatasnamakan ISLAM yang jelas-jelas membawa bencana bagi lingkungan disekitarnya.
  2. Untuk memberikan gambaran bahwa Islam adalah agama yang damai dan penuh cinta kasih namun belakangan diragukan karena banyak terungkap kekejaman para majikan yang kesemuanya beragama ISLAM namun  menyiksa pembantunya sendiri tanpa belas kasih dan kejam.
  3. Untuk memberikan gambaran Bahwa sebenarnya ISLAM adalah satu dan bukan terdiri dari golongan-golongan yang kesemuanya mengaku paling benar.
Namun Saya menyarankan dan menghimbau:
  1. Bagi siapa saja yang membaca catatan ini agar tidak mempelajari lebih dalam secara otodidak (belajar sendiri) karena bisa mengakibatkan STRES TINGKAT TINGGI.
  2. Bagi golongan yang FANATIK bahwa segala sesuatu harus ada dalil-dalilnya baik dari alquran maupun Hadist sebaiknya tidak membaca catatan ini karena hampir semua uraian bersifat GHAIB atau tanpa dalil sehingga terkesan BID'AH (mengada-ngada) jika dipaksakan membaca hanya akan menimbulkan kebencian dan Fitnah.
  3. Bagi golongan yang ANTI  GOLONGAN  SUFI  dengan AJARAN TASYAUF nya sebaiknya tidak membaca catatan ini karena jika anti pada ajaran SUFI dengan TASYAUF nya berarti ANTI JUGA dengan ILMU MA'RIFATTULLAH yang menjadi pedoman hidup GOLONGAN SUFI.., dan dalam catatan ini yang di bahas adalah ILMU MA'RIFATTULLAH.
  4. Bagi golongan yang ANTI HIDUP bertoleransi atau ANTI HIDUP berdampingan dengan UMAT AGAMA LAIN sebaiknya tidak membaca catatan ini karena ILMU MA'RIFATTULLAH yang dibahas tidak mengenal perbedaan AGAMA dan mengajarkan cinta kasih pada sesama mahkluk TUHAN,jika dilanjutkan membaca catatan ini dijamin akan mengalami STRES TINGKAT TINGGI.
  5. Bagi golongan yang FANATIK PADA GOLONGANNYA SENDIRI atau golongan yang mengaku paling benar sebaiknya tidak membaca catatan ini karena akan berdampak semakin FANATIK sebagai golongan yang paling benar atau malah akan merasa KEBENARAN YANG DI YAKINI SELAMA INI hanya kulit-kulitnya saja dan sia-sia.
  6. Bagi yang sudah belajar dan memahami Ilmu Ma'rifattullah cukup catatan ini sebagai bahan perbandingan saja dan gak perlu repot-repot mendebat apapun alasannya.

Dasar dari catatan ini adalah menjelaskan metode gambar (Terlampir) tentang RAHASIA dan HIKMAH KALIMAT TAUHID ...LA ILAHAILALLAH  (Tidak ada Tuhan selain Allah) yang terdapat dalam Dua kalimat Syahadat, yaitu:

AKU BERSAKSI BAHWA TIDAK ADA TUHAN SELAIN ALLAH DAN AKU BERSAKSI BAHWA MUHAMMAD ADALAH UTUSAN ALLAH.

Sebagian umat islam menganggab 2 (Dua) kalimat syahadat tersebut diatas nampak biasa saja namun terasa istimewa disaat menjadi SYARAT UTAMA yang harus dibaca jika seseorang ingin masuk agama ISLAM...,bagi yang sudah beragama islam DUA KALIMAT SYAHADAT selalu di baca setiap saat menjalankan ritual sholat,acara pernikahan atau acara ritual ibadah lainnya jadi dalam kehidupan sehari hari DUA KALIMAT SYAHADAT  biasanya hanya dijadikan sebagai kelengkapan RITUAL Ibadah.

Saya banyak menemukan kitab - kitab yang membuka makna dan Hikmah dua kalimat syahadat tersebut yang bagi orang awam seperti saya sangat menarik sekaligus ANEH .......Aneh karena tidak ada dasar atau dalil pendukungnya dan menarik karena yang menyampaikan makna dan hikmah adalah Ulama-ulama besar yang terkenal bahkan semua AULIA/WALI memiliki kitab yang membahasnya.

Karena sifatnya yang RAHASIA dan terkesan SAKRAL maka tidak semua muslim mengetahui atau memahami makna yang sebenarnya padahal seharusnya semua muslim WAJIB MENGETAHUI DAN MEMAHAMINYA. 

Dalam Ilmu ma'rifattullah ..kalimat LA ILAHAILALLAH menjadi kunci pembukanya,dari sekian banyak metode pembukanya saya memilih metode yang sederhana sesuai dengan gambar terlampir,berikut penjelasannya: 

HAKEKAT MANUSIA dan NUR MUHAMMAD. 
الله
AF'AL
TUBUH..... Yaitu:  Tubuh yang dimaksud disini adalah tubuh manusia normal ataupun cacat sebagai mana yang kita  ketahui namun walaupun yang dimaksud adalah tubuh manusia para ahli ma'rifat menyebutnya BANGKAI MANUSIA  dan bangkai manusia ini memiliki RUH yang menjadikan tubuh manusia tersebut menjadi HIDUP. Pemahaman bahwa manusia adalah mahkluk yang sempurna adalah ketika TUBUH menyatu dengan RUH dan menjadikannya  HIDUP.

Pada Tubuh manusia inilah ditemukan banyak perbedaan antara manusia yang satu dengan manusia yang lain,seperti :
  1. Perbedaan warna Kulit,ada yang berkulit hitam,ada yang berkulit putih,atau berkulit warna lainnya.
  2. Perbedaan bentuk pisik,ada yang besar dan ada yang kecil karena proses adaptasi lingkungan tempat tinggal.
  3. Perbedaan Adat Istiadat atau kebiasaan karena faktor alam tempat tinggalnya,seperti jenis makanan yang dimakannya.
  4. Perbedaan suku bangsa sesuai dengan letak geografi tempat tinggalnya.
  5. Seiring kemajuan tehnologi ditemukan juga adanya perbedaan karena kelainan GEN atau HORMON pada tubuh manusia yang berakibat berbeda secara pisik dan mental seperti BENCONG atau WARIA atau bahkan IDIOT dan lain lain.
  6. Perbedaan intelek (kepintaran dan kecerdasan) merupakan perbedaan dari sebuah proses pertumbuhan manusia dari mulai anak-anak sampai dewasa yang dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan kebiasaan..., dari sinilah AJARAN AGAMA tertentu bisa masuk dan akan mempengaruhi segala adat kebiasaan serta budaya suatu kaum.
Dari semua perbedaan yang ada hanya ada satu kesamaan yang dimiliki oleh manusia yaitu memiliki NYAWA atau RUH yang berasal dari asal yang sama.

إله                        إلا
ASMA  ------   SIFAT
HAKEKAT MANUSIA, Yaitu: HAKEKAT MANUSIA adalah Yang sebenar-benarnya manusia ...,Para kyai dan juga para ahli ma'rifat serta para ulama sufi sepakat bahwa hakekat manusia adalah RUH. dan NUR MUHAMMAD pada diri manusia ada pada RUH.

Ruh ini memiliki banyak nama seperti, NYAWA, ARWAH, RUHUL KUDUS, JIWA, BATIN, SANUBARI, Dan lain-lain. Dalam beberapa ayat alquran manusia di panggil dengan sebutan "HAI JIWA YANG TENANG......."

Pemahaman "Barang siapa yang kenal dirinya maka dekatlah dia dengan TUHANNYA ada pada tahapan ini, yaitu:

HAKEKAT DIRI adalah  RUH ... dan RUH bagian dari NUR MUHAMMAD.. dan NUR MUHAMMAD bagian dari  TUHAN.................(Senjutnya pembahasan soal RUH ini akan di sampaikan pada catatan selanjutnya)

لا
DZAT
RAHASIA
NUR MUHAMMAD, Yaitu: Tempat yang tidak bertempat atau kososng lalu ada yang pertama kali diciptakan yaitu NUR MUHAMMAD yang meliputi segala sesuatu.

Hadis: 
Sahabat bertanya :  Ya Rasulullah,apa yang pertama kali diciptakan ketika segala sesuatu belum ada ?
Rasulullah menjawab: yang pertama kali ada adalah NUR nabimu yaitu NUR MUHAMMAD
(Bukhari)

Nur Muhammad inilah yang selanjutnya dikatakan dan diyakini sebagai bagian dari TUHAN YME ,banyak ibarat atau kiasan tentang hal ini,misalnya  :

1.  Dari DATUK SANGGUL dalam kitab BARENCONG  di syair SARABA EMPAT ( Serba Empat ) :

NUR MUHAMMAD Bermula nyata
Asal jadi alam semesta
Seumpama Api dengan panasnya
itulah  MUHAMMAD DENGAN TUHANNYA.

2.  Dari para Ahli Ma'rifat  :

Ibarat TUHAN  itu air di laut yang tenang
maka MUHAMMAD adalah Ombaknya
dan BUIH dari Ombak adalah alam semestanya.

Ibarat TUHAN itu Kapas
maka MUHAMMAD adalah KAINNYA
Dan PAKAIAN dari KAIN adalah Alam semestanya

Dari sekian banyak kiasan yang paling indah menurut saya adalah :

NUR MUHAMMAD adalah bagian dari TUHAN dan NUR MUHAMMAD  ibarat sebuah TITIK dan TITIK ini ada dimana saja dan meliputi apa saja,contoh  :
  1. Jika  menulis angka- angka ( 1,2,3,4,5,6,7,8,9,0 ) pasti diawali dan diakhiri oleh sebuah TITIK.
  2. Jika Menulis hurup apa saja ( a,b,c,d,e,f,g, dst....) pasti diawali dan diakhiri oleh sebuah TITIK.
  3. Jika Menggambar apa saja ( Bulat,persegi,segitiga,dan lain - lain ) pasti diawali dan diakhiri oleh sebuah TITIK.
Jadi angka - angka ( 1,2,3,4,5...dst ),hurup-hurup ( a,b,c,d, dst...) dan gambar-gambar adalah :
  • Ibarat Mahkluk yaitu : ....Hewan dan tumbuhan yang terdiri dari berbagaimacam spesiesnya dan juga ibarat MANUSIA YANG TERDIRI DARI BERBAGAI MACAM RAS DAN SUKUnya juga termasuk JIN.
  • Ibarat seluruh benda- benda dengan segala bentuk dan sifatnya ( Tanah, air, udara, api, dll )
Dari uraian tersebut diatas maka diharapkan semua umat muslim bisa memahami bahwa Manusia yang berbeda RAS,SUKU,ADAT dan AGAMA sebenarnya sama dan berasal dari satu yang sama yaitu NUR MUHAMMAD dan NUR MUHAMMAD adalah bagian dari TUHAN.

read more

Ilmu Nur Muhammad

Pemahaman MENGENAL DAN BERTEMU ALLAH SWT SECARA TEORI ILMU dimulai dari pemahaman adanya DZAT MAHA MUTLAK ALLAH yang menjadi NUR MUHAMMAD sebagai dasar pemahaman untuk bisa Memahami,Mengenal,melihat dan Meyakini serta bisa menjelaskan bahwa DZAT MAHA MUTLAK ALLAH meliputi dan ada didalam segala sesuatu di alam semesta ini, 

Dalam TASAWWUF metode pengenalan ALLAH SWT YANG MELIPUTI, DAN ADA DIDALAM SEGALA SESUATU DI ALAM SEMESTA ini melalui pemahaman HAKEKAT NUR MUHAMMAD  namun tidak semua umat islam dapat menerimanya terutama umat islam yang FANATIK PADA HANYA YANG TERTULIS DALAM ALQURAN DAN AS SUNNAH saja atau golongan ANTI TASAWWUF……….

Pertentangan terjadi karena adanya perbedaan pemahaman tentang MAHKLUK PERTAMA yang di ciptakan oleh Allah swt, yaitu :

Pertama, Golongan TASAWWUF menyatakan bahwa NUR MUHAMMAD adalah mahkluk pertama yang di ciptakan oleh Allah swt yang menjadi RUH bagi sekalian Alam semesta dengan dalil Hadist  :
Hadist di dalam kitab "Kashf al- Al-Khafa'wa Muzil al-Ilbas 'Amman Ishtahara min al- Ahadith 'Ala Alsinatin- Nas',  Oleh Al-'Aljuni (men.1162 Hijrah)  Rasulullah Saw :
"Yang pertama dijadikan Allah ialah nur Nabi engkaumwahai Jabir". Diriwayatkan oleh 'Abd al-Razzaq dengan sanadnya dari Jabir bin 'Abd Allah dengan lafaz: Katanya: Aku berkata: Wahai Rasulullah,Kedua orang tua hamba menjadi tebusan, beritahu kepada hamba tentang perkara terawal yang dijadikan Allah sebelum segala sesuatu. Jawab Baginda: Wahai jabir, sesungguhnya Allah jadikan sebelum segala sesuatu nur Nabi engkau dari Nur-Nya.

Hadist :
Diriwayatkan dari Abdurrazaq ra yang diterimanya dari Jabir ra, bahwa Jabir pernah bertanya kepada Rasulullah saw, "Ya Rasulullah, beritahukanlah kepadaku, apakah yang mula-mula sekali Allah jadikan? Rasulullah menjawab: "Sesungguhnya Allah ciptakan sebelum adanya sesuatu adalah nur Nabimu dari Nur-Nya."

Hadist ini oleh mereka yang ANTI TASAWWUF di nyatakan sebagai HADIST PALSU atau HADIST DHOIF sehingga tidak dapat di jadikan sebagai pedoman.

Kedua, Golongan ANTI TASAWWUF menyatakan bahwa PENA adalah adalah mahkluk pertama yang di ciptakan oleh Allah swt dengan dasar hadist, yaitu :
”Sesungguhnya yang pertama Allah ciptakan adalah pena. Kemudian Allah berfirman padanya : ‘Tulislah!’ Pena bertanya : ‘ Apa yang aku tulis wahai Tuhanku ? ’
Allah menyatakan : Tulislah taqdir segala sesuatu sampai hari kiamat ” (H.R Abu Dawud, atTirmidzi, dan Ahmad dari Ubadah bin As-Shoomit).


Hadist ini dibenarkan oleh Golongan TASAWWUF  walaupun ada juga yang menyatakan sebagai HADIST DHOIF atau bahkan PALSU namun penciptaan PENA bukan sebagai Penciptaan PERMULAAN TERCIPTANYA ALAM  SEMESTA tetapi sebagai PENCIPTAAN PERMULAAN TERCIPTANYA QALAM …

Berdasarkan perbedaan inilah maka Golongan ANTI TASAWWUF yang menyatakan bahwa PENA adalah mahkluk pertama yang di ciptakan oleh Allah swt MENYATAKAN BAHWA NUR MUHAMMAD ADALAH KONSEP BID’AH dan BID’AH ADALAH SESAT….Padahal Mustahil bisa mengeal diri dan juga bisa mengenal Allah swt yang meliputi dan ada di dalam segala sesuatu di alam semesta ini tanpa adanya pemahaman tentang Nur Muhammad.

Lalu mana yang benar, Nur Muhammad terlebih dahulu atau pena terlebih dahulu yang di ciptakan oleh Allah swt ?
Jawabannya sudah pasti NUR MUHAMMAD TERLEBIH DAHULU SEBAGAI AWAL PENCIPTAAN ALAM SEMESTA…….

Berikut penjelasannya…:

Pemahaman tentang Nur Muhammad disampaikan oleh para ULAMA BILLAH dengan dasar firman Allah swt dalam surat Al Maidah 15, yaitu  :
“………Sesungguhnya telah datang kepadamu CAHAYA DARI ALLAH dan KITAB yang menerangkan “

Kalimat “ Sesungguhnya telah datang kepadamu CAHAYA DARI ALLAH “ di tafsirkan oleh sebagian para ulama adalah NABI MUHAMMAD SAW  namun ULAMA BILLAH menafsirkannya sebagai NUR MUHAMMAD sebagai PERMULAAN TERCIPTANYA ALAM  SEMESTA. ( BACA PROSES TERJADINYA NUR MUHAMMAD DI KITAB TEBERUBUT )

Sedangkan kata  KITAB di tafsirkan oleh sebagian para ulama adalah AL QURAN namun para ULAMA BILLAH  menafsirkannya sebagai PENA  ………Surat Almaidah 16  :
“ Dengan KITAB itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keredaanNYA ke jalan keselamatan, dan dengan KITAB itu pula ) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seijinnya, dan menunjuki mereka kejalan yang lurus…”

Para Ulama Billah menafsirkan sebagai PENA karena logikanya Sebuah KITAB tentulah ada wujudnya yaitu TERTULIS dan yang menulis inilah yang di sebut PENA ……….jadi ada PENA baru kemudian KITAB dan KITAB yang di maksud adalah ALQURAN yang pada hakekatnya adalah QALAM ALLAH…….maka benarlah bahwa PENA ADALAH PERMULAAN TERCIPTANYA QALAM ……

ULAMA BILLAH adalah ulama yang di “ REKOMENDASIKAN “ oleh Rasulullah saw untuk menyampaikan Ilmu yang di ibaratkan sebagai “ PERMATA YANG TERPENDAM “ dimana pemahaman tentang NUR MUHAMMAD adalah salah satu ilmu yang diibaratkan sebagai  “ PERMATA YANG TERPENDAM “  Sebagaimana yang di isyaratkan oleh Rasulullah Saw  :

” Sesungguhnya ada sebagian ilmu yang diibaratkan permata yang terpendam,tidak dapat mengetahuinya kecuali Ulama Billah, Apabila mereka mengungkapkan ilmu tersebut maka tidak seorangpun yang membantahnya kecuali orang – orang yang tidak paham tentang Allah “   (Diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi RA)

Berdasarkan uraian singkat ini diharapkan umat islam tidak lagi berpolemik debat konyol tentang kebenaran adanya NUR MUHAMMAD karena sudah jelas bahwa NUR MUHAMMAD adalah konsep yang di sampaikan oleh Allah swt melalui Firmannya yang penjabarannya di sampaikan oleh para Ulama Billah…..dan bukan KONSEP BID’AH yang di tuduhkan oleh mereka yang anti TASAWWUF……

Tanpa adanya pemahaman tentang NUR MUHAMMAD maka sudah pasti tidak bisa memahami HAKEKAT MANUSIA, MENGENAL DIRI SEBENAR - BENARNYA DIRI apalagi MENGENAL ALLAH SWT..........

LALU FIRMAN ALLAH SWT YANG MANA LAGI YANG ENGKAU DUSTAKAN...…?

read more